browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Bekal Takwa

Posted by on May 28, 2010

“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati” (QS Ali Imran:3). Oleh karena itu kita harus siap kapanpun datangnya. Kapankah akan datang kematian itu? Hanya Allah yang mengetahui, wallahu a’lam.

Dalam sebuah riwayat dikisahkan tentang persahabatan antara Nabi Yakub AS dengan malaikat pencabut nyawa, Izrail. Nabi Yakub memohon kepada malaikat agar diberitahu ketika ajalnya sudah dekat, dan malaikat setuju akan mengirimkan dua atau tiga utusan. Setelah beberapa lama berselang, datanglah malaikat menemui Nabi Yakub. Kemudian, Nabi Yakub bertanya, “Wahai sahabatku, apakah engkau datang untuk berziarah atau mencabut nyawaku?”. “Aku datang untuk mencabut nyawamu”, jawab malaikat. “Lalu, mana utusanmu?”, tanya Nabi Yakub . “Sudah kukirim.” jawab malaikat, “Putihnya rambutmu setelah hitamnya, lemahnya tubuhmu setelah kekarnya, dan bungkuknya badanmu setelah tegapnya.  Itulah utusanku untuk setiap keturunan bani Adam, wahai Yakub”.

Oleh karena itu, dari kisah di atas maka jika satu, dua, atau tiga dari tanda-tanda itu sudah muncul dalam diri kita berarti malaikat Izroil telah mengirimkan utusannya. Kita semua pasti berharap agar saat menghadapi kematian kita sudah siap dengan bekal takwa yaitu dalam keadaan tunduk dan berserah diri kepadaNYA, khusnul khotimah. Rasulullah SAW bersabda, “Bersegeralah kamu beramal sebelum datang tujuh perkara, kemiskinan yang memperdaya, kekayaan yang menyombongkan, sakit yang memayahkan, tua yang melemahkan, kematian yang memutuskan, dajjal yang menyesatkan, dan kiamat yang sangat berat dan menyusahkan.” (HR Tirmidzi).

Wallahu a’lam bissawwab.

Leave a Reply