browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Teka-Teki Imam Al-Ghazali

Posted by on November 22, 2010

Suatu hari, Imam Al-Ghazali berkumpul bersama murid-muridnya lalu beliau bertanya :
“Apakah yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini ?”
Murid 1 : “Orang tua”
Murid 2 : “Guru”
Murid 3 : “Teman”
Murid 4 : “Kaum Kerabat”
Imam Ghazali : “Semua jawaban itu benar, tetapi yang paling dekat dengan kita ialah MATI. Sebab itu janji Allah bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati (Ali ‘Imraan; 3:185).

Imam Ghazali : “Apa yang paling jauh dengan kita di dunia ini ?”
Murid 1 : “Negeri Cina”
Murid 2 : “Bulan”
Murid 3 : “Matahari”
Murid 4 : “Bintang-bintang”
Imam Ghazali : “Semua jawaban itu benar, tetapi yang paling benar adalah MASA LALU. Bagaimanapun kita, apapun kendaraan kita, tetap kita tidak akan dapat kembali ke masa lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini, hari esok dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran agama”.

Imam Ghazali : “Apa yang paling besar di dunia ini ?”
Murid 1 : “Gunung”
Murid 2 : “Matahari”
Murid 3 : “Bumi”
Imam Ghazali : “Semua jawaban itu benar, tetapi yang paling besar sekali adalah HAWA NAFSU (Al A’raaf; 7:179).¬† Maka kita harus berhati-hati dengan nafsu kita. Agar jangan sampai karena nafsu membawa kita ke neraka – [ Na’udzu billaahi minzaalikh].

Imam Ghazali : “Apa yang paling berat di dunia ini ?”
Murid 1 : “Baja”
Murid 2 : “Besi”
Murid 3 : “Gajah”
Imam Ghazali : “Semua jawaban itu benar, tetapi yang paling berat adalah MEMEGANG AMANAH (Al Ahzaab; 33:72). Tumbuh-tumbuh-an, binatang, gunung dan malaikat semua tidak mampu ketika Allah SWT meminta mereka menjadi khalifah (pemimpin) di dunia ini, tetapi manusia dengan sombongnya berlomba-lomba menyanggupi permintaan Allah SWT sehingga banyak manusia masuk ke neraka karena gagal memegang amanah”.

Imam Ghazali : “Apa yang paling ringan di dunia ini ?”
Murid 1 “Kapas”
Murid 2 “Angin”
Murid 3 “Debu”
Murid 4 “Daun-daun”
Imam Ghazali : “Semua jawaban itu benar, tetapi yang paling ringan sekali di dunia ini adalah MENINGGALKAN SHOLAT. Gara-gara pekerjaan kita atau urusan dunia, kita tinggalkan sholat”.

Imam Ghazali : “Apa yang paling tajam sekali di dunia ini ?”
Murid-murid dengan serentak menjawab : “Pedang!”
Imam Ghazali : “Itu benar, tapi yang paling tajam sekali di dunia ini adalah LIDAH MANUSIA (Al Hujuraat; 49:11). Melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri”.
————
Sekilas tentang  Al Ghazali :
Imam Al Ghazali [1058 – 1111] adalah seorang ahli agama Islam yang sangat terkenal. Beliau adalah seorang pembaharu -mujtahid pada zamannya.
Buah penanya yang sangat masyhur adalah Ihya ‘ulum al-din ( =menghidupkan kembali ilmu-ilmu agama). Berkat Ghazali maka sampai sekarang tasawuf diakui sebagai faktor dalam agama Islam.-[lm-13]

Semoga dapat menjadi pelajaran buat kita semua..

Leave a Reply