browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Serangga Pengganggu Peternakan dan Pengendaliannya

Posted by on March 7, 2011

Lingkungan peternakan umumnya berupa suatu kompleks bangunan kandang yang sering berdekatan dengan tempat tinggal manusia berikut berbagai fasilitas yang berhubungan dengan pelbagai hajat hidupnya, termasuk juga jalan, selokan, tempat limbah kotoran, berikut tanaman pekarangan dan hewan-hewan peliharaan lainnya, merupakan sebuah ekosistem tersendiri yang unik.  Lingkungan itu seringkali pada kenyataannya banyak dimanfaatkan oleh serangga dan hama pengganggu sebagai habitat, tempat istirahat serta tempat mencari makan.  Berbagai jenis  serangga dan hama tersebut hidup atau berada di lingkungan peternakan, yang keberadaannya dapat merupakan gangguan atau bahkan bahaya bagi para hewan ternak dan juga orang-orang di sekitarnya.

Beberapa jenis serangga hama yang umum dijumpai pada lingkungan peternakan antara lain adalah berbagai jenis lalat, nyamuk, kutu, pinjal, caplak dan tungau. Jenis-jenis serangga hama tersebut diuraikan secara lengkap mulai dari deskripsi morfologi atau ciri-ciri bentuk tubuh, daur hidup, habitat, perilaku dan peranannya di alam. Bagaimana konsep dan cara pengendalian serangga hama pada hewan ternak dalam tulisan ini diuraikan pada akhir bab tulisan. Semoga bermanfaat …

 Full Paper disajikan dalam bentuk PDF :  Bioekologi Berbagai Jenis Serangga Pengganggu Peternakan di Indonesia dan Pengendaliannya

Leave a Reply