browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Onsen (Hot Spring) di Beppu, Jepang

Posted by on April 23, 2011

Bila anda pergi ke Beppu City maka yang tampak di hadapan kita adalah banyaknya kepulan asap yang tampak di sekitar permukiman. Kota ini terletak di Oita Prefecture tepatnya di pantai timur Pulau Kyushu yang dikenal sebagai Hot Spring Resort City yang paling utama. Di daerah ini terdapat lebih dari 100 resort air panas atau yang lebih dikenal dengan Onsen (温泉 ).

Dalam bahasa Jepang onsen artinya sumber air panas dan tempat mandi berendam dengan air panas yang keluar dari perut bumi. Di kota Beppu banyak dijumpai penginapan yang memiliki tempat pemandian air panas. Tempat penginapan bergaya Jepang atau yang dikenal dengan istilah Ryokan umumnya memiliki osen, sehingga para tamu bisa menikmatinya dengan leluasa. Di kota Beppu juga memiliki beberapa onsen yang bukan untuk mandi tetapi bisa kita lihat langsung bagaimana semburan dan warnanya ada yang biru (tengoku), merah (jigoku), jernih, putih susu dan bahkan ada yang kehitaman.

Sumber air panas disini sesungguhnya berasal dari magma yang berada di dasar gunung berapi. Jenis mineral yang dikandung air menyebabkan perbedaan warna air, bau, dan khasiat mandi dengan air panas tersebut. Dilihat dari warna airnya, air onsen ada yang seperti halnya dengan minuman teh.

Menurut filosofi Shintoisme di Jepang, mandi di dalam onsen mempunyai makna ritual pemurnian dan kebersihan atau mensucikan diri, sedangkan menurut konfusianisme onsen berperan sebagai sarana sosialisasi dan komunikasi bagi masyarakat Jepang. Di tempat pemandian orang-orang berendam bersama-sama di dalam kolam yang sama dalam suasana santai sehingga komunikasi yang terjadi terjalin dengan baik. Tradisi berendam di dalam onsen ini sudah berlangsung selama berabad-abad. Pada jaman dahulu para petani dan samurai biasa pergi ke onsen untuk bersantai.

Mandi di onsen, di samping menghilangkan kelelahan maka pegal-pegal pun bisa sekaligus hilang. Khasiat air mineral bagi kesehatan diyakini banyak orang dapat mengatasi masalah kulit. Kandungan air mineral ini larut pada kulit sehingga kulit mengelupas dan akhirnya menjadikannya lebih halus. Khasiat lainnya bisa mengobati penyakit rematik, penyakit saraf, kelainan ginekologi, penyakit kurang zat besi dan gangguan pernafasan.

Ada dua pilihan mandi di onsen, bisa di dalam ruangan atau di alam terbuka. Di alam terbuka mandi onsen ini dapat dinikmati sebagai sarana rileksasi yang umumnya dilakukan di musim semi sambil menikmati indahnya bunga berwarna-warni, atau di musim gugur sambil melihat daun berwarna warni, atau di musim dingin sambil melihat putihnya salju. Di musim dingin onsen bisa jadi tempat pelarian yang menyenangkan dari udara dingin. Namun demikian, mandi di onsen di musim panas dapat menambah gerahnya musim panas.

Selain onsen, di Jepang juga anda dapat mengenal sento atau tempat pemandian umum yang terdapat di suatu lingkungan. Perbedaannya, air yang mengalir dari sento bukan air panas alami yang mengandung mineral berkhasiat tetapi air panas biasa. Sento ini sama fungsinya seperti onsen,  dapat digunakan sebagai sarana bersosialisi antar warga masyarakat.

Bentuk onsen di dalam atau di luar ruangan umumnya berupa kolam renang biasa yang dilengkapi dengan pancuran-pancuran tempat berbilas yang terdapat di sekelilingnya. Mandi di onsen memiliki tata cara dan etiket tersendiri. Cara mandi onsen sama seperti mandi cara Jepang di rumah. Pertama, badan disiram dengan air pancuran. Perlu diingat bahwa janganlah sekali kali langsung berendam dengan badan yang belum dibilas. Setelah disiram, badan digosok dengan sabun sampai bersih. Setelah dibilas air pancuran sampai bersih, barulah anda mulai berendam di dalam kolam.  Agar air mineral lebih berkhasiat, usai berendam jangan membilas tubuh dengan air pancuran. Bilasan air sehabis berendam akan melarutkan mineral. Ingatlah jangan berendam sebelum atau sesudah makan.

Bagi saya hal yang menyeramkan masuk ke onsen adalah melepaskan semua pakaian yang dipakai…..salah tingkah karena bukan budaya kita telanjang di depan orang lain.  Begitu anda masuk dan membayar tiket masuk, setiap pengunjung diberi locker untuk menyimpan pakaian dan barang-barang pribadi. Setiap pengunjung hanya diperbolehkan membawa handuk kecil untuk menutupi bagian yang sensitif beserta alat-alat mandi yang diperlukan untuk berbilas.  (Disarikan dari berbagai sumber oleh Upik Kesumawati Hadi)

Tulisan dalam PDF: Onsen japan ok

Tengoku onsen, Beppu Oita Jepang, April 2010

Jigoku onsen, Beppu Oita Japan, April 2010

Leave a Reply