browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Lipas atau Kecoak Suriname, Pycnoscelus surinamensis

Posted by on May 3, 2011

Lipas atau kecoak suriname,  Pycnoscelus surinamensis tergolong ke dalam famili Blaberidae. Lipas ini berukuran panjang sekitar 2-3 cm, berwarana  coklat sampai hitam mengkilat. Bagian tepi depan pronotum memiliki pita putih pucat.

Kecoak ini dilaporkan tersebar di seluruh dunia terutama di daerah tropis dan lembab. Di beberapa wilayah di Indonesia lipas ditemukan di sekitar dapur dan kandang ternak serta di sekitar sampah yang busuk dan lembab, serta di daerah sekitar pertanian. Lipas ini juga dilaporkan tersebar di AS dari Texas, Lousiana dan Florida, juga di Singapura dan Malaysia.  Lipas ini mempunyai kemampuan menghancurkan berbagai jenis tanaman dan sering terbawa masuk  ke rumah-rumah, pusat-pusat perbelanjaan, restoran  melalui tanaman dalam pot. Meskipun lipas ini bukan tergolong hama rumah tangga  tetapi dapat menjadi sebuah sumber kejengkelan atau gangguan terutama di dalam kegiatan pertanian di ruang tertutup.

Telur lipas ini terbungkus di dalam suatu kantong ooteka, yang tetap dipertahankan di dalam perut betina sampai saatnya ditetaskan dalam bentuk nimfa atau lipas muda. Jumlah telur dalam setiap ooteka bervariasi 14-42, rata-rata 24 butir.  Lipas muda ini berganti kulit atau menyilih beberapa kali sebelum menjadi lipas dewasa. Catatan penelitian menunjukka bahwa di Amerika Serikat  lipas jenis ini tidak ditemukan jenis yang jantan, dan lipas ini diketahui bersifat partenogenetik.  Berbeda dengan di Eropa dan Indo-Malaysia, lipas ditemukan baik bentuk jantan maupun betina.

Lipas ini pada  siang hari bersembunyi di bawah tanah, di bangku-bangku atau di pinggiran bangku, di bawah papan, tong, di dalam lubang dan celah-celah dinding bangunan dan di tempat-tempat gelap yang memungkinkan mereka dapat menyembunyikan diri. Pada malam hari, mereka keluar dalam jumlah banyak mencari makanan atau menggerogoti batang tanaman. (Upik Kesumawati Hadi, Laboratorium Entomologi Fakultas Kedokteran Hewan IPB)

Lipas suriname, Pycnocellus surinamensis

PAPER IN PDF:  Lipas suriname, Pycnocelus surinamensis

Leave a Reply