browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Renungan Jumát 5/11

Posted by on May 20, 2011
 

Ketika Mendengar Azan

Allahu Akbar Allahu Akbar Allah Akbar !!!
Kematian itu pasti menjelma. Hanya masa dan waktunya Yang tidak kita ketahui.

Coba kita amati..!  Mengapa kebanyakan orang yg naza’ atau hampir ajal
tidak dapat berkata apa-apa..? Lidahnya kelu, keras dan hanya mimik mukanya
yang menahan kesakitan 'sakaratulmaut’?.

Diriwayatkan sebuah hadis: 'Hendaklah kamu mendiamkan diri ketika azan,

jika tidak Allah akan kelukan lidahnya ketika maut menghampirinya'.
Ini jelas menunjukkan, kita disarankan agar mendiamkan diri,
jangan berkata apa-apa pun sewaktu azan berkumandang.
Sebagai orang beragama Islam kita wajib menghormati azan
Banyak fadhilahnya...
Jika lagu kebangsaan diperdengarkan,
kita diajar agar berdiri tegak dan diam.
Demikian pula dengan azan, harus lebih dari itu..

Mengapa ketika azan kita tidak boleh berbicara?

Barang siapa berbicara ketika azan berkumandang,
Allah akan kelukan lidahnya ketika naza’  atau semasa ajal hampir tiba
sehingga kita tidak dapat mengucap kalimah 'Lailahaillallah'.
Padahal siapa yang dapat mengucapkan kalimah ini
ketika nyawanya akan dicabut Allah,
dgn izinNya akan dijanjikan syurga untuk mereka.

Agar lidah kita tidak kelu ketika naza’
dengarlah azan dan jawablah azan dengan baik.

Hormati azan dan mohon kepada Allah supaya lidah ini tidak kelu
semasa nyawa kita sedang dicabut.
'Ya Allah! Anugerahkanlah kematian kami dengan kematian
yang baik lagi mulia, lancarkan lidah kami mengucap kalimah 'Lailahaillallah'
semasa sakaratul maut menghampiri kami... Amin...amin.. amin Yarobbala'lamin. .'

masjid

Masjid Syeikh Abdurrauf Banda Aceh 2010


Leave a Reply