browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Lipas atau Kecoak Oriental, Blatta orientalis

Posted by on June 5, 2011

Lipas Blatta orientalis atau oriental cockroach tergolong famili Blattidae, Ordo Dictyoptera. Pada dasarnya merupakan lipas daerah oriental, tetapi dalam era global ini kemungkinan juga telah masuk ke Indonesia. Lipas ini warna tubuhnya coklat tua mengkilat atau coklat kemerahan (gambir) sampai kehitaman. Lipas betina berukuran panjang 22-27 mm dengan abdomen lebar dan stubby wings atau kurang berkembang, sehingga nampak seperti lipas pradewasa (nimfa). Lipas jantan berukuran panjang 25 mm, langsing, dan sayapnya hanya menutupi dua pertiga bagian abdomen atas.

Baik yang jantan maupun yang betina dari lipas ini tidak mampu terbang ataupun lari cepat ketika diganggu. Mereka cenderung berjalan agak lebih lambat dibandingkan spesies lainnya. Mereka sering disebut “waterbugs” karena mereka lebih menyukai tempat-tempat gelap dan lembab. Masa hidup lipas ini berkisar dari satu sampai enam bulan.

Oteka lipas ini berwarna coklat merah gelap, panjangnya 10-12 mm, dan tampak sedikit menggembung. Lipas betina meletakkan ootekanya di tempat yang terlindung dekat persediaan makanan.

Seekor lipas betina mampu menghasilkan 8-15 ooteka yang masing-masing mengandung 16-18 butir telur. Seekor betina dan keturunannya dapat menghasilkan sekitar 200 ekor lipas dalam satu tahun. Nimfa lipas ini berwarna sama seperti lipas dewasa dan stadium nimfa memerlukan waktu sekitar satu tahun. Perbedaan karakter lipas oriental dengan dua jenis lipas yang paling umum dijumpai di Indonesia disajikan pada Tabel 1.

Tabel 1   Perbedaan Karakter Lipas Oriental dan Lipas Paling Umum di Indonesia

Lipas Blattela germanica Blatta orientalis Periplaneta americana
Nama Umum Lipas Jerman Lipas Oriental Lipas Amerika
Ukuran 12 mm (1.2 cm)  s/d 15 mm (1.5 cm) 25 mm (2.5 cm)  s/d 30 mm (3.0 cm) 28 mm (2.8 cm)  s/d 43 mm (4.3 cm)
Habitat Ruangan pengap, optimum 32 °C 20 °C  s/d  29 °C sama dengan lipas Jerman
Waktu perkembangan nimfa 6 s/d 12 minggu 6 s/d 12 bulan 4 s/d 15 bulan
Jangka Hidup 6 s/d 9 bulan 1 s/d 1.5 tahun 1 s/d 1.5 tahun
Kemampuan terbang tidak tidak dapat

Lipas oriental memakan bahan-bahan organik yang membusuk dan mempunyai reputasi yang menjijikkan di antara spesies yang menyerang hunian manusia. Di luar rumah, serangga ini ditemukan ditempat yang lembab dan dingin seperti di bawah dedaunan yang membusuk atau batu, bunga dan berbagai tanaman kebun, ditempat sampah dan kotoran lainnya, serta sistem pembuangan air. Kadang-kadang, selama periode dingin yang tak menentu atau saat mulai musim gugur, pasti banyak kelompok lipas yang berpindah ke bangunan hunian manusia. Lipas ini menyerang bangunan buatan manusia melalui pipa aliran pembuangan, retakan fondasi, ventilasi dan pintu rumah yang tidak tertutup dengan baik. Secara umum, spesies ini tidak menjadi melimpah di dalam gedung, tetapi populasi bisa menjadi besar pada suatu saat terutama di saluran pembuangan, got, lembab ruang bawah tanah, beranda, dan lokasi basah lainnya. (Upik Kesumawati Hadi, Laboratorium Entomologi Fakultas Kedokteran Hewan IPB Bogor).

Lipas oriental dan Lipas Umum di Indonesia

PAPER IN PDF:      Lipas Oriental

Leave a Reply