browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Renungan Jumät 13/11

Posted by on November 18, 2011

 

Apa yang sebaiknya dilakukan saat berada di Masjidil Haram?

Masjidil Haram adalah masjid yang paling bersejarah di dunia. Bahkan nabi Muhammad SAW pun mengakui keutamaannya. Dialah rumah pertama yang dibangun Allah SWT untuk umat manusia (QS3: 96).

Rasulullah bersabda:”Janganlah kalian bersusah payah dalam bepergian kecuali menuju tiga masjid: Masjidil Haram, Masjidil Aqsha, dan masjidku ini (Masjid Nabawi)” (Muttafaq alaihi). Rasulullah SAW amat menganjurkan umatnya untuk mengunjungi ketiga masjid ini dan Masjidil Haram adalah masjid pertama yang perlu dikunjungi oleh setiap muslim.

Masjidil Haram adalah satu-satunya masjid di dunia yang terdapat di dalamnya Ka’bah al Musyarrofah. Setiap muslim menghadapkan wajah dan hatinya ke arah yang sama sedikitnya lima kali dalam sehari. Ia adalah simbol persatuan umat. Iapun merupakan tempat turunnya rahmat Allah setiap saat.

“Sungguh Allah menurunkan pada setiap hari dan malam 120 rahmat di Baitullah ini. 60 rahmat untuk orang yang melakukan tawaf, 40 rahmat bagi orang yang mendirikan solat, dan 20 rahmat bagi orang yang memandang ke arah Ka’bah.” (HR Thabrani)

Hadis ini menunjukkan bahwa ibadah di Masjidil Haram amatlah diperintahkan. Sebab rahmat Allah SWT senantiasa diturunkan di sana, sepanjang waktu, khususnya ketiga ibadah yang spesifik tadi yaitu tawaf, memperbanyak shalat dan memandang Ka’bah. Perbanyaklah shalat sunah  dengan rakaat maksimal. ‘Shalat di masjidku ini (Nabawi) lebih utama 1000 kali lipat dibandingkan shalat dimanapun, kecuali masjidil Haram. Sebab shalat di Masjidil Haram 100 kali lipat dibanding shalat di masjidku ini.”(Muttafaq alaihi)

wallahu a’lam bishawwab

Leave a Reply