browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Lubang Jepang

Posted by on February 8, 2012

Kalau anda berkunjung ke kawasan Taman Panorama Bukittinggi, Sumatera Barat, maka akan dijumpai objek wisata Lubang Jepang.  Lubang ini merupakan lorong bawah tanah yang pada masa lampau digunakan sebagai pertahanan bawah tanah serdadu Jepang .  Lorong ini terdapat di bagian dasar Ngarai Sianok, sekitar 40 meter di bawah tanah dari permukaan tanah Taman Panorama.
Sejarah menunjukkan bahwa lubang Jepang dibangun dengan cara kerja rodi oleh rakyat sekitar  dari tahun 1942-1945 di bawah pengaturan serdadu Jepang. Lorong bawah tanah ini panjangnya 1,47 km, di dalamnya terdapat 21 lorong kecil yang digunakan untuk penyimpanan amunisi, bilik serdadu militer Jepang, ruang rapat, ruang makan romusa, dapur, penjara, ruang sidang, ruang penyiksaan, tempat pengintaian, tempat penyergapan, dan pintu pelarian.

Anda akan dipandu bila hendak memasuki lubang ini, kemudian  menuruni tangga sejauh 64 meter untuk benar-benar sampai di kedalaman 40 meter (132 anak tangga).  Sejak ditemukan lubang ini dan dipugar, diameter lorong sekarang berukuran 3-4 meter dan sudah dilengkapi dengan lampu neon di berbagai sudut dan sisi. Namun, dindingnya  tetap tidak mengalami perubahan. Dindingnya berupa  batu bersekat-sekat yang dulu bertujuan untuk meredam suara (echo) agar tidak terdengar keluar. Guratan-guratan pukulan paksa dengan benda agak tajam pun masih terekam di sejumlah dindingnya. Konon, oleh Jepang, para tawanan Indonesia dipaksa menembus bebatuan Ngarai Sianok hanya dengan cangkul dan benda tajam lainnya. (Upik K Hadi, Januari 2012).

Paper in PDF: Lubang Jepang, Bukit Tinggi

Lubang Jepang dari jalan raya Bukit Tinggi

Lubang Jepang, dari Taman Panorama

 

Tugu Tentara Jepang di Taman Panorama

 

Leave a Reply