browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Study of Aedes Larval (Diptera: Culicidae) Breeding Places in Babakan Village Bogor Regency

Posted by on November 29, 2012

ABSTRACT

(Skripsi) TRISMAWATI WAHID. Study of Aedes Larval (Diptera: Culicidae) Breeding Places in Babakan Village  Bogor  Regency. Under supervision of Dr. drh. Susi Soviana, M.Si. and Dr. drh. Upik Kesumawati Hadi, MS.

Aedes aegypti and Aedes albopictus are mosquitoes that can carry dengue virus causes dengue hemorrhagic fever (DHF). DHF is a public health problem, especially in big cities. Control and prevention of this disease rely on the termination of the chain of transmission through the control of Aedes. An attention dealing with the controlling of Aedes is its breeding places, especially man made containers inside and outside the house. This research aimed to observe the density population of larvae Aedes at indoor and outdoor which were potentially become the breeding places of Aedes. The study was conducted at a residential area in 4 RWs Babakan village which consists of 10 RTs and was done on February to July 2010. Analysis of the data used  Container Index (CI), Breteau Index (BI), House Index (HI), and  Larval Free Rate (LFR). The results showed that Ae. aegypti larvae were found mostly inside the house (89,3%) compare at outside the house (40.6%), while Ae. albopictus larvae were found mostly outside the house (59,4%) compare at inside the house (10,7%). The results of larvae index showed that the CI, BI, HI, and LFR respectively 38.6%, 25.9%, 20.8% and 80.1%. Babakan village can be indicated has a high risk area of DHF  because it has a density figure for CI was more than 5, HI to be more than 1, and LFR  less than 95%.

Keywords: Aedes aegypti,  Aedes albopictus, DHF, CI, BI, HI, LFR.

ABSTRAK

(Skripsi) TRISMAWATI WAHID. Studi Habitat Perkembangbiakan Larva Aedes (Diptera: Culicidae) di Desa Babakan Kabupaten Bogor. Dibimbing oleh Dr. drh. Susi Soviana, M.Si. dan Dr. drh. Upik Kesumawati Hadi, MS.

 

Aedes  aegypti dan  Aedes albopictus merupakan jenis nyamuk yang dapat membawa virus dengue penyebab penyakit demam berdarah. Penyakit demam beradarah dengue (DBD) merupakan masalah kesehatan masyarakat, terutama di kota-kota besar. Penanggulangan dan pencegahan penyakit tersebut mengandalkan pada pemutusan rantai penularan melalui pengendalian Aedes. Satu di antara pengetahuan yang harus dikuasai dalam upaya pengendalian Aedes  adalah tempat berkembangbiaknya yaitu pada wadah buatan manusia yang berada di dalam maupun di luar rumah. Penelitian  ini bertujuan untuk mengetahui kepadatan populasi dan mengamati keberadaan larva Aedes di dalam maupun di luar rumah yang berpotensi menjadi tempat berkembang biak  Aedes. Penelitian ini dilakukan di daerah pemukiman Desa Babakan di 4 RW yang terdiri atas 10 RT dan dilakukan pada bulan Februari sampai Juli 2010. Analisis data yang digunakan berupa pengukuran Container Index (CI), Breteau Index (BI), House Index (HI), dan Angka Bebas Jentik (ABJ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa larva Ae. aegypti lebih banyak ditemukan di dalam rumah (89,3%) dibandingkan dengan di luar rumah (40,6%), sebaliknya Ae. albopictus lebih banyak ditemukan di luar rumah (59,4%)  dibandingkan dengan di dalam rumah (10,7%). Adapun indeks larva yaitu CI, BI, HI, dan ABJ masing-masing sebesar 38,6%, 25,9%, 20,8% dan 80,1%.  Desa Babakan dapat diindikasikan mempunyai risiko penularan DBD yang tinggi karena memiliki nilai densitas kepadatan larva untuk CI yang lebih dari 5, HI yang lebih dari 1, dan ABJ yang kurang dari 95%.

Kata kunci : Aedes  aegypti, Aedes albopictus DBD, HI, CI, BI, ABJ.

Abstract in PDF:  Study of Aedes Larval Breeding Places in Babakan Village Bogor Regency

Leave a Reply