browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Perjalanan Praktikum Program S2 PS Parasitologi dan Entomologi Kesehatan IPB ke Kawasan Kebun Raya Cibodas

Posted by on December 15, 2012

Hari Kamis 13 Desember 2012 ini saya bersama mahasiswa S2 PS Parasitologi dan Entomologi Kesehatan IPB berkesempatan mengunjungi Kebun Raya Cibodas. Tujuan utamanya adalah melakukan praktikum lapangan koleksi serangga untuk mata kuliah Biologi dan Klasifikasi Parasit (Serangga) sambil menikmati keindahan alam pegunungan di Cibodas. Kami memilih kebun raya ini karena Kebun Raya Cibodas tidak hanya berfungsi sebagai tempat wisata, tetapi juga sebagai tempat pendidikan dan penelitian.

Luar biasa serangga yang kami bisa amati dan koleksi sangat beragam, mulai serangga yang pradewasanya pada aliran sungai yang jernih hingga komunitas serangga di sekitar aneka tanaman bunga dan tanaman lainnya. Hal ini menjadikan perjalanan yang menyenangkan bagi kami, betapa tidak… !! ,  sambil bekerja kita dapat menghirup udara bersih dan segar, mata bisa memandang keindahan warna warni bunga yang tengah mekar sempurna, dan telinga bisa mendengar suara-suara gemerik air, serangga, dan satwa lain, serta angin pegunungan yang sejuk.  Subhanallah, suasana terasa syahdu dengan keindahan alam kebun raya Cibodas, yang di dalamnya terdapat beberapa tempat yang indah dan juga memiliki keanekaragaman koleksi tanaman eksotik yang tak cukup dinikmati hanya dengan satu kali kunjungan. Tidak salah kalau ada orang yang mengatakannya sorga dunia. Ketika sore kembali ke Bogor, suasana ceria dan semangat tampak menyertai kita semua termasuk supir yang membawa kami… Alhamdulillah.

Kebun Raya Cibodas luasnya sekitar 125 ha, terletak di lereng gunung Gede Pangrango, tepatnya di desa Rarahan, Cimacan.  Lokasinya cukup mudah dicapai, dari jalan Raya Puncak ada petunjuk jalan di sebelah kanan jalan. Dari jalan raya ini, masuk ke kanan lurus sekitar 4 km lagi untuk mencapai gerbang Kebun Raya Cibodas. Dua gerbang harus dilewati, gerbang masuk pertama, kita harus membayar tiket retribusi Pemerintah Kabupaten Cianjur, lalu masuk menuju arah ke Kebun Raya Cibodas kita menemui pintu gerbang lagi dan membayar tiket masuk lagi.

Begitu masuk kawasan kebun raya kita akan merasakan sensasi luar biasa, kita dapat bernafas lega, bebas polusi dan bising. Pemandangan yang begitu indah seperti berbagai jenis tanaman dan bunga yang indah,  kolam air mancur, airterjun, parit,  sungai yang aliran airnya jernih, dan taman- taman yang asri. Adanya aliran air  jernih dan dingin di sepanjang jalan member kesan segar dan sejuk.

Fasilitas umum yang tersedia di kawasan Cibodas sangat memadai, mulai dari lapangan parkir yang luas,  toilet umum,  mushola, areal bermain, kantin,  ruang informasi, guest house dan lain-lain. Kita dapat menyewa guest house tersebut kalau mau dan tidak terlalu mahal. Menurut pengelolanya guest house tersebut tidak pernah kosong pada Sabtu dan Minggu. Jadi harus pesan jauh-jauh hari kalau kita mau memanfaatkan.

Sejarah mencatat bahwa kebun raya ini didirikan pada tanggal 11 April 1852 oleh Johannes Ellias Teijsmann, seorang kurator Kebun Raya Bogor pada waktu itu, dengan nama Bergtuin te Tjibodas (Kebun Pegunungan Cibodas). Mulanya  kebun ini dijadikan sebagai tempat aklimatisasi jenis-jenis tumbuhan asal luar negeri yang mempunyai nilai penting dan ekonomi yang tinggi, seperti Pohon Kina. Akhirnya berkembang menjadi bagian dari Kebun Raya Bogor dengan nama Cabang Balai Kebun Raya Cibodas.   Lalu statusnya menjadi mandiri sebagai Unit Pelaksana Teknis Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Cibodas di bawah Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pada tahun 2003. Saat ini Kebun Raya Kebun Raya Cibodas memiliki 10.792 koleksi tanaman, 700 jenis koleksi bill, dan 4.852 koleksi herbarium. Koleksi tanaman tersebut terdiri atas koleksi di kebun dan koleksi di rumah kaca. Koleksi tanaman di rumah kaca terdiri dari Anggrek (320 jenis), Kaktus (289 jenis) dan Sukulen (169 jenis), sedangkan koleksi tanaman di kebun berjumlah 1.014 jenis. Satu di antara tanaman yang khas dan menarik adalah Pohon Kina (Cincona pubescens Vahl), tanaman obat anti malaria. Tempat menarik yang harus dikunjungi di Kebun Raya Cibodas adalah Taman Lumut. Taman lumut disini dikenal sebagai  taman lumut terbesar, karena  memiliki koleksi 216 jenis lumut dan lumut hati dari berbagai wilayah Indonesia dan dunia. Dengan luas 2500m persegi, taman ini diklaim sebagai satu-satunya di dunia yang terletak di luar ruangan dan memiliki koleksi terbanyak.

Kalau mau puas menikmati kekayaan kebun raya dan keindahan Ciptaan Allah SWT ini, kita harus punya waktu cukup, tidak cukup hanya sehari. Pastinya harus menginap dan tetapi tidak di hari libur… (Disusun dari berbagai sumber oleh Upik Kesumawati Hadi, PS Parasitologi dan Entomologi FKH IPB Bogor)

Tulisan dalam PDF: Perjalanan Praktikum Program S2 PS Parasitologi dan Entomologi Kesehatan IPB ke Kawasan Kebun Raya Cibodas

Bersama mahasiswa S2 PS PEK IPB bersiap koleksi serangga

Lokasi ideal untuk wisata alam, pendidikan dan penelitian

Dosen-dosen mk Biologi dan Klasifikasi Serangga

Taman bunga Dahlia nan cantik

beberapa koleksi tanaman yang ada di Kebun Raya Cibodas

Pohon Agathis koleksi Kebun Raya Cibodas

 

Guest house di Kebun Raya Cibodas

Koleksi bunga mawar di Kebun Raya Cibodas

 

Leave a Reply