browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Wisata Religi Kuala Lumpur

Posted by on March 12, 2013

Wisata Religi Kuala Lumpur

Februari 21 hingga 24 kami, kelompok Pengajian Laladon Indah Bogor dengan izin Allah SWT berkesempatan mengunjungi negeri jiran Malaysia. Perjalanan ini merupakan arena silaturahmi di antara kami yang tergabung dalam kelompok pengajian warga dan wisata religi. Perjalananan dipimpin oleh ketua rombongan ustadz Zubaedi dengan jumlah rombongan 24 orang yang semuanya perempuan dengan usia berkisar 11 hingga 70 tahun. Di Kuala Lumpur, kami melakukan solat subuh berjamaah di masjid-masjid di sekitar Kuala Lumpur, antara lain Masjid Negara. Kami menginap di sekitar area Pasar Seni, di sebuah rumah Tumpangan sederhana, namun sangat strategis, dekat dengan pusat jajan dan belanja oleh-oleh, dan mudah mendapatkan kendaraan umum. Inilah yang membuat kami menjadi lebih akrab. Lebih-lebih siraman rohani dari Ustadz Zubaidi yang selalu menyadarkan kita agar lebih banyak bersyukur dengan segala yang dihadapi khususnya selama perjalanan ini.

S elama di Malaysia, kami sangat menikmati suasana Kuala lumpur yang bersih, rapi, tertib, lancar dan aman. Pejalan kaki maupun  pengguna kendaraan tampak sangat nyaman. Lampu merah (trafic light) dan rambu-rambu lalu lintas cukup jelas dan juga semua berfungsi dengan baik. Makanan dan minuman halalpun dengan mudah kita temui karena memang kebanyakan penduduk menganut agama Islam seperti yang kami anut. Makan dengan aman sambil menikmati teh tarik adalah sensasi l uar biasa selama kami melakukan perjalan di Malaysia.

Adapun kemana saja ibu-ibu pengajian Laladon Indah yang tergabung dalam Majlis Ta’lim Forum Ukhuwah Islamiyah ini melalukan perjalan an? Secara berurutan kami melakukan perjalanan ke Tanah Genting, Singgah di Taman Santai Strawberry Genting, Rumah Coklat, naik gondola (kereta gantung) menuju Genting Highland Resort, Petronas Twin Tower di  Suria KLCC, Sungai wang Bukit bintang, Pasar Seni, kunjungan ke ABIM (Angkatan Belia Islam Malaysia), dan menikmati keindahan Masjid-masjid di daerah Putra Jaya. Perjalanan ini merupakan perjalanan luar biasa yang pernah kami alami, betapa tidak, dengan peserta yang beragam usia, kami semua sehat dan gembira berwisata ala back packers.

Genting Highland

Genting Highland yang selama ini tahu dari pelajaran ilmu bumi ketika sekolah menengah pertama, adalah daerah terjauh dari Kuala Lumpur yang berhasil kami kunjungi. Bagaimana mungkin kelompok pengajian mengunjungi daerah perjudian termewah disana? Ustadz Zubaedi bilang semua tergantung niat. Jadilah pada hari kedua, kami menuju Genting Highland yang terletak di ujung bukit setinggi 2100 meter di atas permukaan laut. Genting Highland layak disebut kawasan hiburan dengan konsep one stop entertainment. Kenapa? Karena semua jenis hiburan ada di sini: casino, wah ana permainan, mall megabesar, restoran, hotel dan lainnya. Banyak sekali orang memadati kawasan ini setiap harinya dengan omzet perhari mencapai milliaran dal am hitungan rupiah.

Kami menuju gedung utama Genting Higland dengan menggunakan cable car atau Genting Skyway berupa gondola yang berjalan 10 km dengan tali listrik. Kereta gantung ini merupakan  gondola lift terpanjang di Asia Tenggara dan tercepat di dunia. Dari dalam gondola, kami bisa menikmati kawasan bukit yang ditumbuhi pelbagai tanaman hujan tropis.  Kami membayar 12 ringgit untuk perjalanan pulang balik dari satu Gedung tempat naik menuju wilayah resort Genting Highland yang menjadi tujuan wisata dan tujuan orang kaya untuk berjudi deng an aman disana. Dengan gondola atau kereta gantung kami menikmati kebesaran Allah SWT berupa pepohonan hutan tropis yang menakjubkan. Dari atas gondola terlihat puncak bukit  dan juga gedung-gedung megah tempat tujuan wisata. Sorenya setelah berjalan-jalan, makan siang, dan berfoto-foto di pusat wisata tersebut kami kembali dengan gondola, dan tampak di sebagian wilayah adanya kabut tipis menutupi bagian atas gedung dan pepohonan di hutan.

Menurut informasi pak supir ta ksi yang membawa kami dari Stasiun Gombak ke Genting Highland, gedung dan bukit tersebut adalah hak milik Lim Goh Tong dan keluarganya. Lim Goh Tong  adalah intelektual Cina, ahli telekomunikasi. Ketika mengerjakan proyek menara telekomunikasi, beliau melihat sebuah bukit yang tinggi dan terinspirasi untuk membuat kawasan hiburan di at as bukit itu. Tujuannya adalah sebagai tempat melepas lelah orang-orang kota pada akhir pekan. Lalu pada 1960-an, dimulailah pembangunan proyek tersebut hingga kini berdiri megah resot wisata yang lengkap di dunia. Hebatnya, Genting Highland dijalankan dengan menggunakan listrik yang dibangun sendiri tanpa mengganggu listrik negara Malaysia. Bila ada orang-orang yang ingin mengganggu bukit atau memanfaatkannya akan ditembak mati. Saat ini Lim Goh Tong telah wafat dan pengelolaan Genting Highland dikendalikan penuh oleh anak-anaknya.

Setelah selesai mengunjungi kota kecil Genting highland, kami melanjutkan perjalanan dengan bis, pulang menuju stasiun Gombak. Pejalanan bis ini berlangsung sekitar satu setengah jama. Selanjutnya dengan kereta listrik, kami menuju Menara Kembar Petronas, di Kuala Lumpur.

Petronas Twin Tower

Kuala Lumpur kini menjadi satu di antara kota terkemuka di kawasan Asia Tenggara. Ia juga dikenal sebagai salah satu tujuan berbelanja favorit di dunia karena banyaknya shopping centre dan megamalls. Tradisi kuliner yang menyatukan budaya Cina, India dan Melayu membuat makanan khas kota ini tersaji dengan citarasa yang unik. Ini juga menjadi daya tarik wisatawan mengunjungi negara jiran.

Petronas Twin Towers adalah menara termegah kebanggaan Malayasia. Gedung kembar ini dibuka pada 1998 berdiri megah dengan 88 lantai. Rangka baja dan motif-motif islami banyak tersebar di menara kembar ini. Menara ini dirancang oleh dua arsitek asal Argentina yaitu Cesar Pelli dan Djay Cerico, yang menjadikannya sebagai menara kembar tertinggi di dunia. Di menara kembar ini banyak tersebar rangka baja dan motif-motif islami. Tower One digunakan oleh Petronas dan beberapa perusahaan sejawatnya, sedangkan Tower Two dimanfaatkan oleh beberapa perusahaan lainnya seperti Huawei Technologies, Accenture, Al Jazeera English, Boeing, INM, Microsoft, dan Reuters.

Di lantai 41 dan 42 terdapat skybridge yang melintang antara kedua menara dengan ketinggian sekitar 170 meter di atas permukaan tanah. Tempat ini dijadikan tujuan wisata yang tiketnya dijual dengan kapasitas perharinya dibatasi hanya untuk 1700 orang. Sementara itu di lantai dasar Petronas Twin Tower, terdapat  pusat perbelanjaan termewah di Kuala Lumpur yaitu Suria Kuala Lumpur City Centre (KLCC). Disini berbagai barang bermerek dapat dengan mudah dijumpai asal uangnya cukup. Berbagai barang bermerek ternama banyak tersedia disini seperti seperti Gucci,  Hermes,  Aigner, Louis Vuitton, Hugo Boss, Moschino, Prada, Brioni, Marc Jacobs, Calvin Klein, Emporio Armani, dan masih banyak lagi. Kalau lapar dan lelah, juga tersedia café dengan aneka kuliner. Selain itu, ada juga bioskop, concert hall, galeri seni, juga Science Discovery Centre. Pengunjung yang ingin mengetahui berbagai hal mengenai industri perminyakan dapat mengunjungi Petrosains Discovery Centre di lantai 4.  Ada pula Aquaria, sebuah underwater aquarium yang menampung berbagai crustacea dan beragam jenis ikan yang unik.

Yang paling menyenangkan ketika mengunjungi Menara Kembar adalah duduk-duk di depan Suria KLCC sambil berfoto-foto dengan latar belakang menara, melihat pertunjukan air mancur yang menari-nari dengan cantiknya, terlebih setelah hari gelap, warna warni air mancur menari sangat indah, dan cantik luar biasa. Kami juga banyak melihat kerumunan orang di taman depan yang tempatnya bersih, segar, dan aman. Disini selalu ada polisi yang berjaga di sudut-sudut taman, bahkan kami sempat ditegur polisi ketika mau berfoto bersama dengan menggunakan spanduk yang kami bawa.

Pasar seni

Pasar Seni merupakan daerah yang paling sering kami kunjungi selama di Kuala Lumpur, karena tempat tinggal kami memang di samping Pasar Seni. Pasar Seni juga dikenal sebagai Central Market yang terletak di tepian Sungai Klang bersebelahan bangunan Pos Malaysia. Lokasinya mudah dijangkau dengan berbagai transportasi seperti Kereta Api, LRT dan Bis Kota. Dari stasiun kereta api Kuala Lumpur hanya 5 menit dengan jalan kaki dan kalau dari stasiun LRT Pasar Seni hanya tinggal menyeberang jalan saja. Adapun kalau dengan bis kota yang jurusan pusat kota haltenya semuanya berdekatan dengan pasar seni. Kita tinggal jalan kaki sambil mengikuti arah yang di tunjukkan signboard di beberapa sudut kota.

Di pasar ini berbagai jenis barang kerajinan, suvenir atau oleh-oleh asal Malaysia dijual dengan harga yang cukup terjangkau. Apabila lelah setelah berbelanja, aneka makanan dan minuman dapat dengan mudah dicari, bahkan restoran Es Teler 77 khas Indonesia dapat dengan mudah ditemukan dipojok samping Pasar Seni. Di pasar ini banyak sekali barang kerajinan asal Indonesia seperti ukir-ukiran, angklung, blankon, patung, wayang, topeng, juga batik.

ABIM (Angkatan Belia Islam Malaysia)

Titi an muhibah ke ABIM merupakan satu tujuan yang telah dirancang oleh pak Ustadz zubaedi, yang juga merupakan tokoh penting di dewan Dakwah Indonesia urusan kerja sama luar negeri.  Oleh karena itu, kunjungan silaturahmi ke sini menjadi  agenda utama kami.  Siang setelah dhuhur kami dijemput , dan dengan dua minibus kami dijemput oleh pengurus dan menuju sekertariat mereka di wilayah Kajang Selangor.

ABIM  menurut definisi mereka dalam bahasa melayu adalah sebuah gerakan yang bertunjangkan ilmu (knowledge-based) dan memilih untuk mengambil sikap terbuka serta sederhana (moderate) berasaskan realiti masyarakat setempat di samping memegang teguh prinsip-prinsip Islam serta kesepaduan ilmu, iman dan amal dalam rangka pembangunan manusia. Pada dasarnya orang orang yang tergabung  di dalam organisasi ini  adalah generasi muda yang aktif di dalam gerakan dakwah,  sosial, pendidikan,  pembinaan generasi muda dan sukarelawan, kerjasama internasional, dan advokasi.

A BIM juga menerbitkan buku-buku yang berkaitan dengan perkembangan Islam, seperti  Islam dan Melayu, ABIM dan Perjuangan Palestin, Teori Politik Islam yang jumlahnya cukup banyak dan mendapat dukungan dari pemerintah Malaysia. Tema gerakan sosial yang diusung oleh ABIM adalah “Pembangunan Keluarga Islam Secara Menyeluruh Berteraskan Syariah”, dengan pendekatan 3S (Pembangunan Sosial, Kebajikan Sosial, dan Masalah Sosial).

Gerakan dakwah yang patut dicatat dan ditiru dari ABIM adalah senantiasa berusaha meningkatkan pengetahuan tentang Islam kepada masyarakat bukan Islam untuk mengatasi sikap prejudis dan rasa takut terhadap Islam (Islamophobia). Caranya dengan membuka masjid-masjid agar boleh dikunjungi oleh orang bukan Islam. Kunjungan disambut oleh tenaga-tenaga sukarelawan yang terlatih agar dapat memberikan penjelasan tentang Islam.

ABIM juga menggerakkan rangkaian institusi pendidikan di peringkat pra-sekolah (TASKI), sekolah rendah (SERI), menengah (SEMI)  di seluruh negara. Selain itu, ABIM juga mengelola pendidikan tinggi yang bernama Kolej Dar Al Hikmah (Institusi Pengajian Tinggi). Menjalin kerjasama dengan gerakan pemuda Islam antarabangsa juga merupakan agenda yang digiatkan oleh ABIM.  Oleh karena itu kehadiran kelompok kami dari pengajian Laladon Indah disambut dengan baik sekali oleh Presiden ABIM beserta jajarannya. Dalam diskusi pertemuan dengan ABIM kami mendapatkan masukan yang sangat berharga terutama di dalam upaya meningkatkan ukhuwah Islam.  Pertemuan berakhir setelah waktu asar, dan kami melanjutkan perjalanan pulang sambil melihat-lihat pusat pemerintahan Malaysia di Putra Jaya. Kami mengunjungi beberapa masjid di Putra Jaya, berfoto-foto sambil mengagumi semua keindahan disana, dan akhirnya kembali ke penginapan. Malam hari kami menata koper siap-siap karena besoknya harus pulang ke Jakarta. Namun demikian, subuh berjamaah masih bisa kami lakukan di Masjid Negara. Alhamdulillah Ya ALLAH atas semua nikmat yang Engkau anugerahkan kepada kami. (Disusun oleh Upik Kesumawati Hadi, Maret 2013)

Tulisan dalam PDF:   Wisata Religi Kuala Lumpur.

Menara Kembar Petronas di Kuala Lumpur

Menara Kembar Petronas di Kuala Lumpur

Air mancur menari di depan Petronas Twin Tower Suria KLCC

Air mancur menari di depan Petronas Twin Tower Suria KLCC

Selesai Subuh Berjamaah di Masjid Negara di Kuala Lumpur

Selesai Subuh Berjamaah di Masjid Negara di Kuala Lumpur

Ustadz Zubaedi tengah memberikan tausyiah di tamam Mesjid Negara

Ustadz Zubaedi tengah memberikan tausyiah di tamam Mesjid Negara

Di depan MAsjid Putra di Putra Jaya

Di depan MAsjid Putra di Putra Jaya

Masjd indah kedua di Putra Jaya

Masjd indah kedua di Putra Jaya

Di depan gerbang Genting Sky Way

Di depan gerbang Genting Sky Way

Gondola

Gondola

Berpose di depan Starworld Casino de Genting

Berpose di depan Starworld Casino de Genting

Berpose sebelum perjalanan pulang dengan gondola lagi

Berpose sebelum perjalanan pulang dengan gondola lagi

Makan siang di pusat kuliner di resot Tanah Genting

Makan siang di pusat kuliner di resot Tanah Genting

Titian Muhibah Ke ABIM di Kajang Selangor

Titian Muhibah Ke ABIM di Kajang Selangor

Bersama Ustadz zubaedi dan Nyonya, serta kawan sekamar

Bersama Ustadz zubaedi dan Nyonya, serta kawan sekamar

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply