browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Area Agrowisata Gunung Mas dan Lalat Simulium

Posted by on April 16, 2013

Dimanakah area Agrowisata Gunung Mas itu, dan apa pula lalat Simulium itu? Dua pertanyaan ini tentunya menarik untuk dijawab, terutama bagi yang ingin mengetahui apa sebenarnya?  Keduanya sangat erat kaitannya, karena area di atas pastinya masih bebas dari polusi dan lalat tersebut menjadi indikator area nonpolusi. Jadi kalau jalan-jalan ke area tersebut pasti akan ketemu dengan lalat Simulium kalau dicari.

Area Agrowisata Gunung Mas dapat kita temukan di kawasan Puncak Bogor, tepatnya di kawasan kebun teh, area perkebunan yang sejuk dan menyegarkan. Hamparan kebun teh di area Puncak dengan ketinggian berkisar 800 – 1200 meter di atas permukaan laut tersebut, akan tampak lebih indah apabila disertai pemandangan para pemetik teh.  Mereka biasanya tampak dari kejauhan sedang menjalankan pekerjaannya, dan yang terlihat hanya bagian kepala dan topi capingnya saja.

Lokasi Agrowisata Gunung Mas pada saat hari-hari libur dan Sabtu Minggu sangat ramai dipenuhi oleh pengunjung  terutama orang-orang Jakarta. Oleh karena itu jalan menuju lokasi ini tidak jarang terjadi kemacetan  yang cukup sulit untuk diurai hingga saat ini. Namun demikian, karena lokasi Puncak Bogor ini begitu dekat dari Jakarta, dan suhu udaranya rata-rata 12-22 derajat celcius, tetap saja orang datang ke tempat yang nyaman ini untuk beristirahat atau sekedar relaksasi melepas kepenatan dari rutinitas. Selain itu,  di lokasi ini juga tersedia berbagai macam fasilitas dan sarana untuk beraktifitas yang dapat dinikmati sepuasnya bersama keluarga.

Oleh karena itu, meskipun macet, daerah ini tetap menjadi tujuan wisata bagi masyarakat kota Jakarta dan sekitarnya. Berbagai fasilitas yang dapat dinikmati di area Agrowisata Gunung mas adalah fasilitas penginapan, restoran, area bermain, tea walk, bersepeda, melihat pabrik pengolahan teh, dan menikmati teh Walini. Berbagai produk Teh Walini  baik berupa teh celup maupun teh seduh juga dapat anda pesan di sini sambil menikmati pisang goreng, talas goreng, dan tempe goreng yang masih panas-panas. Semuanya membuat kita berlama-lama di sini.

Lokasi Agrowisata Gunung Mas di Puncak Bogor ini tidak hanya menjadi tempat yang nyaman bagi masyarakat kota yang ingin beristirahat di akhir pekan atau hari-hari libur, tetapi juga menjadi habitat yang sesuai bagi perkembangiakan lalat Simulium. Lalat Simulium disebut juga blackflies, karena umumnya berwarna hitam, dalam bahasa Indonesia dikenal dengan nama lalat punuk atau lalat ponok. Lalat ini berukuran kecil dan kokoh dengan panjang sekitar 2.0-6.0 mm.  Bagian toraksnya, terutama daerah skutum terdapat perkembangan yang berlebihan yang mengakibatkan daerah preskutum tidak berkembang sehingga tampak bongkok. Oleh karenanya lalat ini disebut lalat punuk.

Lalat Simulium mempunyai kebiasaan yang khas dalam memilih tempat  berkembang biaknya, yaitu menyukai sungai yang memiliki air jernih dan aliran deras. Lalat ini tinggal berdekatan dengan atau berpindah sepanjang aliran air yang jernih dan teduh. Di areal perkebunan teh Gunung Mas ini banyak sekali dijumpai aliran sungai kecil yang jernih dan mengalir. Dan kalau lebih dalam lagi masuk ke area Hutan Lindung Gunung Mas yang letaknya di bagian dalam di sana banyak dijumpai aliran sungai yang jernih dan sangat deras. Tidak heran apabila populasi Simulium di sini sangat tinggi. Dan di setiap titik lokasi tertentu di duduki oleh spesies tertentu. Paling tidak disini penulis pernah menemukan lebih dari 10 spesies Simulium, namun yang paling dominan hanya sekitar 4 spesies yait Simulium feurborni, S. argyrocyntum, S. eximium dan S. upikae. Oleh karena itu, hampir setiap tahun penulis selalu mengajak mahasiswa pascasarjana yang mengambil mata kuliah Arthropoda Pengganggu Kesehatan untuk koleksi Simulium dan mempelajari habitatnya langsung di lapangan di wilayah ini. Di tempat-tempat lain meskipun aliran sungainya deras tetapi kalau telah mengalami polusi, maka tidak akan ditemui lalat ini.  Tidak heran kalau keberadaan pradewasa larva lalat ini dijadikan indikator lingkungan yang menunjukkan belum terjadinya pencemaran air. Di aliran deras yang sudah tercemar pradewasa lalat ini tidak dapat hidup.

Tanggal 3 April 2013 yang lalu kami bersama mahasiswa PS Parasitologi dan Entomologi Kesehatan Pascasarjana IPB semester genap 2013/2014 kembali melakukan pengamatan habitat dan koleksi Simulium di wilayah Agrowisata Gunung Mas. Pada kesempatan ini kami banyak menemukan larva dan pupa lalat Simulium yang banyak menempel pada pada batu-batuan, daun-daunan, tanaman yang terendam, kayu, ranting atau dahan yang terendam air. Pupa yang terkumpul dimasukkan dalam tabung khusus secara individual agar ekslosi menjadi lalat dewasa. Lalat Simulium dipelajari oleh mahasiswa karena peranan lalat Simulium  selain sebagai pengganggu karena gigitannya yang cukup menyakitkan, juga berperan sebagai vektor berbagai penyakit baik pada hewan maupun  manusia, seperti Onchocercosis, Mansonellosis, dan Leucocytozoonosis. Demikianlah laporan perjalanan kami selama sehari mengunjungi area perkebunan teh. Setelah solat dan makan siang bersama kami kembali ke Bogor, namun sebelumnya kami sempat mengunjungi Wana Wisata Cilember untuk melihat penangkaran kupu-kupu disana. (Disusun oleh Upik Kesumawati Hadi, PS Parasitologi dan Entomologi Kesehatan Sekolah Pascasarjana FKH IPB).

TULISAN DALAM PDF:  Agrowisata Gunung Mas

Bergaya bersama mahasiswa putri

Bergaya bersama mahasiswa putri

Di antara hamparan kebun teh

Di antara hamparan kebun teh

Aliran air habitat pradewasa Simulium feuerborni

Aliran air habitat pradewasa Simulium feuerborni

Pengamatan habitat pradewasa Simulium

Pengamatan habitat pradewasa Simulium

Larva Simulium upikae pada ranting tanaman

Larva Simulium upikae pada ranting tanaman

Istirahat sejenak...

Istirahat sejenak…

Mahasiswa PS PEK IPB pria sedang bergaya

Mahasiswa PS PEK IPB pria sedang bergaya

Yach...fotobersama

Yach…fotobersama

Makan siang sambil menikmati teh walini, pisang goreng, talas goren dan tempe goreng....

Makan siang sambil menikmati teh walini, pisang goreng, talas goren dan tempe goreng….

Lalat Simulium

Lalat Simulium

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply