browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Kawah Putih

Posted by on January 16, 2014

 

Kawah Putih merupakan sebuah danau kawah dari Gunung Patuha dengan ketinggian 2.434 meter di atas permukaan laut. Lokasi wisata ini berjarak sekitar 50 km dari kota Bandung. Kawah Putih saat ini merupakan obyek wisaya andalan di kawasan Bandung Selatan khususnya Ciwidey. Kawah ini memiliki kadar belerang tinggi dan bisa berupah-ubah, sehingga berdampak berubahnya warna air pada kawah. Keindahan kawah putih sangat mempesona, sehingga banyak wisatawan yang menjadikannya sebgai lokasi favorit fotografi. Air kawah yang hijau sangat cantik, sehingga memerikan kesan pemandangan eksotis dengan hamparan pasir putih. Rombongan Ambissi IPB juga demikian, tidak-henti-hentinya mengambil gambar lokasi ini dari segala sudut baik oleh panitia maupun seluruh peserta yang masing-masing bergadget ria.

Untuk menuju lokasi ini, kami harus menggunakan sarana angkutan khusus yang disediakan pengelola, berupa angkota yang telah dimodifikasi sehingga mampu mengangkut sekitar 6 orang pengunjung. Angkot ini namanya Untang-Anting, berjejer dengan rapi di sebuah terminal khusus. Dari pintu masuk hingga ke kawah jaraknya sekitar 5 km atau bisa ditempuh sekitar 20 menit. Untang-anting berjalan menanjak melalui jalan beraspal yang berkelok-kelok dengan pemandangan hutan alam yang beraneka ragam. Setelah itu akhirnya kami tiba di atas dengan aman. Dari situ kami turun melalui tangga menuju kawah, dari atas sudah tampak pemandangan danau degan kombinasi warna hijau putih yang  luas dan belerang di sisinya jelas kelihatan. Kami berjalan menggunakan masker, penutup hidung sebelum memasuki kawah. Hal ini untuk menghindari gas belerang yang keluar cukup kuat. Bagi yang sensit if bisa menimbulkan rasa  mual atau  pusing.

Bila kita jalan menuju arah utara melalu sisi danau akan terlihat areal bekas tambang belerang yang sudah ditutup. Pada zaman pemerintah kolonial Belanda diceritakan sempat dibangun pabrik belerang dengan nama Zwavel Ontgining. Usaha tersebut dilanjutkan dengan nama Kawah Putih Kenzanka Gokoya Ciwidey  pada zaman kolonial Jepang.  Diceritakan pula bahwa kawah ini konon dianggap angker karena burung yang melaluinya akan mati. Namun berkat seorang ilmuwan Belanda pada tahun 1837 yaitu Dr. Franz Wilhelm Junghun yang juga seorang pengusaha perkebunan Belanda melakukan penelitian dan menemukan bahwa keangkeran tersebut  disebabkan oleh adanya semburan lava belerang yang berbau sangat menyengat. Saat ditemukannya fakta tersebut masyarakat belum tertarik menjadikan tempat ini sebagai objek wisata. Baru setelah PT Perhutani mengembangkan tahun 1987, kawasan kawah putih dijadikan sebuah objek wisata di Jawa Barat.

Setelah selesai menikmati keindahan Kawah Putih ini kami kembali menuju terminal dengan kendaraan untang anting yang tampak berbaris cukup rapi menunggu pengunjung memenuhi kursi-kursi dan membawa mereka turun.

Keindahan danau Kawah Putih, memang sangat mempesona dan menakjubkan.  Ditambah lagi, suhunya yang sejuk sepanjang hari (sekitar 8-22 derajat celcius). Suhu dingin ini karena kawah terletak di gunung Patuha yang memiliki ketinggian sekitar 2.434 m di atas permukaan laut. Betapa ajibnya kawah ini, ingin rasanya kembali kesini suatu saat nanti. (Upik Kesumawati Hadi, Ambissi Fakultas Kedokteran Hewan IPB)

Tulisan dalam PDF:  Kawah Putih

Kawah putih nan mempesona

Kawah putih nan mempesona

Di antara pepohonan

Di antara pepohonan

 

Jalan menurun menuju Kawah Putih

Jalan menurun menuju Kawah Putih
Bergaya sejenak

Bergaya sejenak

Rombongan AMBISSI IPB

Rombongan AMBISSI IPB

Istirahat sejenak

Istirahat sejenak

AMBISSI IPB all

AMBISSI IPB all

 

 

 

 

 

Leave a Reply