browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Mengejar Matahari Terbenam di Pantai Tablolong

Posted by on May 10, 2014

Pantai-pantai di Kupang terkenal sangat indah dan  alami. Selain Pantai Lasiana nan indah, ada lagi Pantai Tablolong  yang letaknya masih di daerah Kupang, NTT. Pantai ini  terletak di wilayah Kecamatan Kupang Barat, tepatnya berada diujung barat Pulau Timor. Dari kota Kupang jaraknya sekitar 25 km, letaknya cukup terpencil dan agak sulit dijangkau kecuali dengan mobil pribadi. Beruntung sekali, perjalanan kami kali ini ditemani oleh Dekan Fakultas Kedokteran Hewan Undana, Dr Max Sanam beserta isteri (Dr Hembang Murni P) yang punya hobi fotografi, serta teman-teman dosen FKH Undana. Temanya mengejar matahari terbenam di Pantai Tablolong, dan alhamdulillah kami dapat mengejarnya. Luar biasa indahnya pantai ini, pasirnya putih bersih, airnya biru tenang, dan masih perawan. Bentuk syukur kami terhadap kebesaran ciptahan Yang Maha Pencipta ini, kami wujudkan dalam bentuk upaya merekam keindahan alam melalui kamera, tablet, hp. Aneka pose dan gayapun tiada henti berganti-ganti…lupa bahwa diri ini sesungguhnya tidak muda lagi….

Keindahan Pantai Tablolong tampaknya sudah mendapat perhatian dari Dinas Pariwisata setempat. Di lokasi pantai ini sudah dibangun fasilitas-fasilitas pendukung seperti lopo-lopo dan permainan anak. Namun kondisinya kurang terawat dengan baik. Padahal pantai ini sangat cocok untuk aktivitas wisata pantai seperti menyelam, berenang, berjemur di atas pasir, berperahu, dan sebagainya. Di sekitar jalan yang berkelak kelok menuju pantai tersebut terdapat perkampungan yang memberikan keunikan tersendiri. Kita masih dapat menyaksikan suasana kampung asli penduduk daerah Kupang.  Di sisi kanan dan kiri jalan bisa ditemui  bangunan rumah-rumah yang masih tradisional. Dinding rumahnya terbuat dari susunan bilah bambu yang dipasang vertikal. Dengan 3 bambu yang dipasang horizontal pada bagian tengah, atas, dan bawah dinding yang berfungsi untuk menahan bilah bambu yang disusun vertikal. Adapun bagian atapnya ditutup dengan pelepah pohon kelapa berikut dengan daunnya, tetapi ada juga beberapa rumah yang menggunakan ijuk sebagai bahan baku penutup atap. Pemandangan yang menenteramkan dan menyegarkan suasana, setelah seharian di ruang kuliah bersama mahasiwa Undana…..(Upik Kesumawati Hadi, Laboratorium Entomologi FKH IPB, April 2014)

Tulisan dalam PDF:  Mengejar Matahari Terbenam di Pantai Tablolong

Sunset di Pantai Tablolong

Sunset di Pantai Tablolong

Pasir putih, tebal, batu karang...lopo-lopo

Pasir putih, tebal, batu karang…lopo-lopo

Perahu nelayan dikejauhan

Perahu nelayan dikejauhan

Betapa indahnya Alam Mu wahai Allah...

Betapa indahnya Alam Mu wahai Allah…

Leave a Reply