browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Goa Pindul: Perjalanan Ambissi IPB

Posted by on September 23, 2014

Menelusuri Goa Pindul bersama rombongan teman seangkatan ketika kuliah (AMBISSI IPB) ternyata memberikan sensasi luar biasa. Betapa tidak, kita bisa bersama-sama duduk di atas ban saling berpegangan menelusuri sungai bawah tanah sambil melihat stalaktit dan stalagnit yang mempesona. Sejuk, tenang dan nyaman itulah kesan yang terasa begitu bergerak memasuki Goa Pindul.

Sebelum memasuki Goa Pindul sudah terasa nyaman, awalnya masih ada cahaya  tetapi makin ke dalam makin gelap gulita, tetapi pemandu membawa penerangan berupa lampu senter pada helm. Kami berjalan pelan menyusuri sungai dalam goa yang panjangnya sekitar 350 meter, dengan kedalaman sekitar 10 meter. Goa ini dihuni oleh banyak kelelawar dan goa ini mempunyai stalagmid terbesar ke 4 sedunia. Ketika di dalam goa pemandu mengingatkan kita agar tidak berbicara kencang apalagi berbicara kasar. Hal ini supaya tidak mengganggu makhluk yang ada di dalam goa dan juga merupakan  sebuah pantangan ketika kita berada di dalam goa.

Dari kota Yogyakarta ke Goa Pindul dengan kendaraan bisa dicapai dalam waktu sekitar 1,5 jam. Goa ini terletak di kira-kira 10 km dari kota Wonosari, tepatnya di Desa Beji, Kecamatan Karang mojo, Kabupaten Gunungkidul. Saat ini Goa Pindul sudah menjadi daerah tujuan wisata terkenal yang pengelolaannya dilakukan oleh penduduk desa setempat. Bahkan promosinya luar biasa dapat diakses langsung via internet melalui website. Untuk setiap pengunjung baik rombongan maupun keluarga tarifnya cukup murah. Bahkan di dalam tarif itu sudah mencakup beaya pemandu, alat-alat ban, alat pelampung, sepatu, helm, bahkan minuman atau makanan.

Sebagai salah satu obyek Wisata, Goa Pindul memang sangat mempesona. Bahkan saya merasa iri dengan rombongan anak-anak sekolah dasar yang juga begitu ceria menikmati wisata ini pada saat yang bersamaan. Sementara kami yang sudah berumur ini, baru bisa menikmatinya sekarang. Sungguh terlambat ..rugi rasanya kenapa baru datang ke Goa Pindul  sekarang ya…(Upik Kesumawati Hadi, Fakultas Kedokteran Hewan IPB Bogor 2014).

TULISAN DALAM PDF:  Goa Pindul Perjalanan Ambissi IPB

Aduh nikmatnya bersama..

Aduh nikmatnya bersama..

Tenang, adem, nyaman, senang...

Tenang, adem, nyaman, senang…

Bersiap sebelum nyemplung..

Bersiap sebelum nyemplung..

Leave a Reply