browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Lokakarya Akademik Departemen Ilmu Penyakit Hewan dan Kesmavet Fakultas Kedokteran Hewan  IPB

Posted by on November 2, 2014

Dalam rangka menindaklanjuti Permendikbud RI no 73 tahun2013 tentang Penerapan KKNI bidang Pendidikan Tinggi, Departemen Ilmu Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Faklutas Kedokteran Hewan IPB menyelenggarakan Lokakarya akademik yang berlangsung selama 2 hari dari 29 hingga 30 Oktober 2014  di IICC Bogor. Lokakarya kurikulum ini diawali dengan penyampaian oleh narasumber kemudian dilanjutkan dengan proses penyusunan learning outcomes oleh tim pengajar.

KKNI adalah singkatan dari Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (Indonesian Qualification Framework) , merupakan kerangka penjenjangan kualifikasi kompetensi yang dapat menyandingkan,  menyetarakan, dan mengintegrasikan antara bidang pendidikan dan bidang pelatihan kerja serta pengalaman kerja dalam rangka pemberian pengakuan kompetensi kerja sesuai dengan struktur pekerjaan di berbagai sektor. Jadi, KKNI merupakan perwujudan mutu dan jati diri Bangsa Indonesia terkait dengan sistem pendidikan dan pelatihan nasional yang dimiliki Indonesia.

Dalam rangka Penerapan KKNI bidang Pendidikan Tinggi, setiap program studi di Perguruan Tinggi di Indonesia semua sibuk melakukan pembenahan kurikulum. Kurikulum yang pada awalnya mengacu pada pencapaian kompetensi  sekarang berubah menjadi mengacu pada capaian pembelajaran (learning outcomes). Rambu-rambu yang harus dipenuhi dalam penyusunan kurikulum mengacu KKNI yaitu di tiap jenjang perlu dapat membedakan:

  1. Learning Outcomes
  2. Jumlah sks
  3. Waktu studi minimum
  4. Mata Kuliah Wajib : untuk mencapai hasil pembelajaran dengan kompetensi umum
  5. Proses pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa
  6. Akuntabilitas asesmen
  7. Perlunya Diploma Supplement (surat keterangan pelengkap ijazah dan transkrip)

Keberadaan KKNI ini akan mengubah cara melihat kompetensi seseorang, tidak lagi semata ijazah tetapi dengan melihat kepada kerangka kualifikasi yang disepakati secara nasional sebagai dasar pengakuan terhadap hasil pendidikan seseorang secara luas (formal atau non formal) yang akuntabel dan transparan. Secara ringkas KKNI terdiri atas sembilan level kualifikasi akademik SDM Indonesia. (Upik Kesumawati Hadi Laboratorium Entomologi FKH IPB Bogor)

Tulisan dalam PDF: Lokakarya Akademik Departemen Ilmu Penyakit HEwan dan Kesehatan Masyarakat VEteriner..

Tim Pengajar Departemen IPHK FKH IPB

Tim Pengajar Departemen IPHK FKH IPB

Suasana ceria diakhir lokakarya

Suasana ceria diakhir lokakarya

 

Leave a Reply