browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Renungan Jumát 26/15

Posted by on February 27, 2015

Menjaga Lingkungan

Bencana banjir dan bencana lainnya yang terjadi di dunia ini merupakan hasil interaksi manusia dengan lingkungannya. Manusia seringkali melupakan hal ini, tetapi baru ketika bencana muncul menyadarinya. Perbuatan sepele seperti buang sampah di sungai, di kebun dan berserakan dijalan secara sembarangan di jalan, penebangan pohon di hutan yang semena-mena adalah contoh kecil yang sudah endemis ditemukan di negeri tercinta ini, yang mengakibatkan terjadinya banjir.

Allah SWT sudah menyebutkan dalam QS al-Anám 99 bahwa hujan yang awalnya menjadi sumber air dan pembawa rahmat, lalu dalam QS al-Baqoroh 59 dapat berubah menjadi banjir bandang yang memusnahkan. Angin yang awalnya berperan dalam proses penyerbukan tumbuh-tumbuhan (QS al-Kahfi 45) dan mendistribusikan awan (QS al Baqoroh 164), tiba-tiba berubah menjadi puting beliung yang meluluhlantakkan (QS Fushilat 16). Laut yang awalnya jinak (QS al-Hajj 65) tiba-tiba berubah menjadi tsunami yang menggulung apa saja yang dilaluinya (QS-at-takwir 6).

Dalam al Qurán Allah SWT telah mengatur hubungan manusia dengan alam dalam konsep hukum yang sama-sama tunduk dan patuh kepadaNya. Dan manusia mendapat tugas untuk memperlakukan alam semesta dengan rahmatan lilalamin. Oleh karena itu menjaga keseimbangan alam, pelestarian alam adalah satu tuntunan yang harus dipatuhi. Apabila melakukan perbuatan perusakan lingkungan berarti melakukan perbuatan mungkar yang harus dicegah.

Allah SWT mengingatkan dalam QS al-A’raf 96 bahwa “Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mendustakan ayat-ayat Kami itu maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya”.

Wallahu a’lam bisshawab

Tulisan dalam PDF:  Renungan Jumát 26 2015

Leave a Reply