browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Keanekaragaman jenis dan perilaku menggigit vektor malaria (Anopheles spp.) di Desa Lifuleo, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur

Posted by on May 8, 2015

Ety Rahmawati, Upik Kesumawati Hadi, Susi Soviana. Keanekaragaman jenis dan perilaku menggigit vektor malaria (Anopheles spp.) di Desa Lifuleo, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (Species diversity and biting activity of malaria vectors (Anopheles spp.) in Lifuleo Village, West Kupang District, East Nusa Tenggara)

Jurnal Entomologi Indonesia. September 2014, Vol. 11 No. 2, 53–64; Online version: http://journal.ipb.ac.id/index.php/entomologi; DOI: 10.5994/jei.11.2.53

Abstract:  Malaria is a preventable and treatable mosquito-borne diseases, whose main victims are children and pregnant women. Indonesia is the second most affected region in South East Asia and has the the highest malaria burden after India. The research was aimed to study the species diversity and biting activity of malaria vectors (Anopheles spp.) in Lifuleo Village, West Kupang District, Kupang Regency, East Nusa Tenggara Province. The mosquitoes was collected by using (1) the human landing collection technique, (2) aspirators for collecting mosquitoes resting on the wall of houses and cow barn, and (3) light traps. The research was done for four months. The result showed that there were six species of Anopheles i.e., An. barbirostris, An. subpictus, An. annularis, An. vagus, An. umbrosus and An. indefinitus. An. barbirostris and An. subpictus were two species with the highest density. The value of man hour density (MHD) indoor and outdoor for An. barbirostris were 5.45 and 6.23 respectively, and for An. subpictus were 1.35 and 1.56, respectively. The blood sucking activity indoor and outdoor for An. barbirostris occured at 22:00 to 4:00 and 21:00 – 04 respectively, whereas for An. subpictus at 8:00 p.m. to 21:00 and 22:00 to 23:00, respectively. Based on the value of man hour density the mosquito Anopheles spp. in Lifuleo village were exophagic and exophilic.

Key words: Anopheles barbirostris, Anopheles subpictus, exophagic, exophilic, Indonesia

Abstrak: Malaria adalah penyakit yang dapat dicegah dan diobati, yang ditularkan melalui gigitan nyamuk dengan korban terbanyak adalah anak-anak dan wanita hamil. Indonesia adalah negara kedua yang terbanyak memiliki penderita malaria di Asia bagian selatan, setelah India. Penelitian ini dilakukan selama empat bulan, dan bertujuan memelajari keanekaragaman jenis dan perilaku menggigit vektor malaria (Anopheles spp.) di Desa Lifuleo, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur. Penangkapan nyamuk dilakukan dengan tiga cara, yaitu (1) penggunaan teknik human landing collection, (2) penangkapan nyamuk yang hinggap di dalam rumah dan di kandang sapi, dan (3) pemakaian perangkap cahaya (light trap). Hasil penelitian mencatat terdapatnya enam spesies nyamuk, yaitu An. barbirostris, An. subpictus, An. annularis, An. vagus, An. umbrosus, dan An. indefinitus. Nyamuk An. barbirostris dan An. subpictus merupakan dua spesies dengan kepadatan tertinggi. Angka kepadatan per orang per jam (man hour density/MHD) di dalam rumah dan di luar rumah masing-masing untuk An. barbirostris adalah 5,45 dan 6,23, dan An. subpictus 1,35 dan 1,56. Puncak aktivitas menghisap darah di dalam dan di luar rumah masing-masing untuk An. barbirostris adalah pada pukul 22:00–04:00 dan 21:00–04:00, sedangkan An. subpictus pada pukul 20:00–21:00 dan 22:00–23:00. Berdasarkan rata-rata kepadatan setiap jam, nyamuk Anopheles spp. di Desa Lifuleo bersifat eksofagik dan eksofilik, yaitu lebih senang menghisap darah di luar rumah daripada di dalam rumah, dan lebih senang beristirahat di luar rumah.

Kata kunci: Anopheles barbirostris, Anopheles subpictus, eksofagik, eksofilik, Indonesia

FULL PAPER in PDF: Keaneka ragaman jenis nyamuk Anophles di deswa Lifulio

Leave a Reply