browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

FESTIVAL MASJID SEDUNIA DI KEDAH DARUL AMAN 2014

Posted by on November 3, 2015

Tahun yang lalu, tepatnya 21-25 Oktober 2014 penulis bersama suami mendapat kesempatan mengikuti Festival Masjid sedunia di Kedah Darul Aman, Malaysia. Acara ini tergolong sukses karena didukung sepenuhnya oleh Dewan Pemuda Masjid Malaysia yang dipimpin oleh Dr. Mohammad Nawar Ariffin serta Menteri Besar Kerajaan Negeri Darul Aman Kedah, Datuk Seri Mukhriz Tun Dr. Mahathir. Acara ini dihadiri lebih dari 160 orang utusan yang terdiri atas utusan pemuda dan pengurus masjid dari berbagai negara yang tergabung dalam Forum Silaturahmi dan Kemakmuran Masjid Serantau/Sedunia (Forsimas) seperti Indonesia (Aceh, Jakarta, Bogor, Bandung, Cirebon, Surabaya), Thailand, Filipina, Australia, dan Hong Kong). Dalam kegiatan ini saya disebutkan sebagai perwakilan dari Muslimat Masjid Serantau perwakilan Masjid IPB Bogor. suami saya bersama dua orang Dosen IPB sebagai perwakilan Forsimas, dan satu orang mahasiswa Pascasarjana sebagai perwakilan Dewan Pemuda Masjid IPB Bogor…Seru…sekali

Kegiatan Festival Masjid sedunia terdiri atas Pembukaan di Dewan Seri Negeri, Wisma Darul Aman Kedah oleh Menteri Besar Negeri Kedah YAB Dato’ Seri Haji Mukhriz Tun Mahatir, Musyawarah Forsimas dan Musmara di Sekolah Kebangsaan Bukit Hijau Derang, mengikuti Panel Diskusi yang dilaksanakan di Gedung Dewan Negeri Kedah dengan menghadirkan wakil-wakil Negara muslim minoritas yang menyampaikan perkembangan Islam di Negara masing-masing, shalat subuh berjamaah di Masjid Derang, dilanjutkan Kenduri Kampung menyambut 1 Muharram 1436 H, dan terakhir menghadiri acara Maal Hijrah di Dewan Seri Negeri, Wisma Darul Aman Kedah.
Selama Festival berlangsung para peserta ditempatkan di rumah-rumah penduduk di desa di wilayah Alor Setar, sehingga dapat merasakan langsung berinteraksi dengan masyarakat setempat. Kami bertujuh ditempatkan di sebuah rumah milik Datuk Mohn Taib bin Ahmad di kampung Menerong, Derang Pokok Sena. Luar biasa, kami merasakan persahabatan yang tulus dengan keluarga yang kami panggil Pak Lang dan Mak Lang. Kami diterima sebagaimana sanak famili sendiri, sebagaimana halnya yang kami rasakan dengan keluarga kami di Aceh. Pak Lang begitu perhatian setiap kali kami makan bersama, demikian pula Mak Lang yang memasak semua sendiri, mengurus semua rumah sendiri yang besar dan sangat luas halamannya, tanpa pembantu. Selama ada kegiatam Mak Lang dan Pak Lang siap mengantar kami dengan dua maobil, satu dikendarai oleh Pak Lang dan satu lagi oleh Mak Lang. Oh betapa baik keduanya, semoga Allah meridhoinya dan membalasnya dengan pahala yang sangat besar..aamiin.

Kegiatan yang paling berkesan selama festival bagi saya adalah solat subuh berjamaah bersama, diimami oleh imam asal Aceh yang suaranya merdu dan jernih, setelah itu kuliah subuh oleh ulama terkenal asal Surabaya, sampai waktu dhuha selesai. Keluar masjid, setelah itu kami digiring bersama-sama menuju Sekolah Kebangsaan Bukit Hijau Derang, Kedah. Disini kami berbaur dengan masyarakat Kedah untuk melaksanakan acara puncak Fesma14 yaitu Kenduri Kampung menyambut 1 Muharram 1436 H dengan menyembelih 3 ekor sapi sumbangan dari 7 desa yang dihadiri oleh ribuan masyarakat setempat. Acara ini juga dimeriahkan dengan adanya berbagai perlombaan seperti lomba memasak dan olah raga dan diakhiri dengan pengumuman pemenang serta makan siang bersama. Jumat malamnya acara diisi dengan tausiah dan Salawat Nabi di Masjid Derang.

Selama kenduri Kampung, tampak suasana gotong royong masyarakat kampung Kedahtidak berbeda dengan masyakat pedesaan di Indonesia. Bapak-bapaknya memotong sapi, memotong daging, memasaknya dalam kuali yang sangat besar, sementara ibu-ibu memotong sayur, dan menyiapkan bumbu-bumbu bersama-sama dengan tertib. Suasana yang hampir tidak ditemukan di linkungan masyarakat perkotaan (Disusun oleh Upik Kesumawati Hadi, Peserta Festival Masjid sedunia Alor Setar Kedah Darul Aman 2014).

Tulisan dalam PDF: Festival Masjid sedunia di Kedah Darul Aman 2014

Spanduk menyambut peserta Forsimas

Spanduk menyambut peserta Forsimas

Kuliah Subuh oleh Imam Masjid dari Surabaya

Kuliah Subuh oleh Imam Masjid dari Surabaya

Bersama tokoh masyarakat di kampong Menerong

Bersama tokoh masyarakat di kampong Menerong

Ibu-ibu bergotong royong memasak untuk tetamu

Ibu-ibu bergotong royong memasak untuk tetamu

Bapak-bapak brgotong royong memotong daging

Bapak-bapak brgotong royong memotong daging

Kenduri kampung untuk tetamu

Kenduri kampung untuk tetamu

Bersama juara lomba masak

Bersama juara lomba masak

Remaja putri

Remaja putri

Anak-anak lelaki

Anak-anak lelaki

Leave a Reply