browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Renungan Jumát 28/15

Posted by on November 6, 2015

Yuk Semangat Shalat Subuh

Bila ridho melaksanakanakan shalat subuh Allah ridho dengan imbalan yang akan diberikannya. Inilah keutamaan yang banyak ditegaskan oleh Allah swt melalui utusannya nabi besar Muhammad SAW tentang shalat subuh:
1. Pahala shalat semalam penuh. Barang siapa yang shalat isya berjama’ah seolah-olah dia telah mendirikan shalat setengah malam, dan barang siapa shalat subuh berjamaah (tentunya juga dengan mendirikan shalat isya berjamaah), maka seolah-oalah dia telah shalat semalam penuh (HR Muslim)

2. Sumber cahaya di hari kiamat. Apabila matahari digulung, dan apabila bintang-bintang berjatuhan (QS. At-Takwir [81]: 1-2). Saat seperti inilah manusia memerlukan cahaya. Cahaya itu adalah amal shalih, termasuk shalat subuh. Berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berjalan di kegelapan malam menuju masjid dengan cahaya sempurna kelak di hari kiamat. (HR. Tirmidzi)

3. Balasan surga. Shalat pada waktu dingin adalah shalat subuh dan ashar. Barangsiapa mengerjakan shalat pada dua waktu dingin, maka dia akan masuk surga. (HR. Bukhari). Dua rakaat fajar (shalat sunnah sebelum subuh) lebih baik daripada dunia seisinya. (HR. Muslim). Adzan shalat subuh juga berbeda dengan adzan shalat-shalat yang lain. Yaitu terdapat tambahan lafadz “ash shalatu khairun min an naum” artinya shalat itu lebih baik dari tidur.

4. Orang yang shalat subuh senantiasa dalam jaminan perlindungan Allah.
Shalat subuh juga satu-satunya shalat yang tidak dapat dijamak dan di qashar.
Allah telah muliakan waktu shalat subuh dalam kitab-Nya. Barangsiapa shalat subuh, maka ia berada dalam jaminan Allah (HR. Muslim). Allah tidak bersumpah mengenai waktu shalat yang fardhu kecuali hanya waktu shalat subuh dan ashar. Waktu subuh adalah waktu yang disaksikan para malaikat.
Allah bersumpah dengan sebutan “wal fajr” dan “ wa layalin ‘asyr”. Demikian pula waktu fajar adalah waktu dimana para malaikat turun ke bumi untuk menyaksikan orang yang mendirikan shalat subuh.

Shalat berjama’ah lebih utama dibanding shalatnya salah seorang dari kalian dengan sendirian dengan dua puluh lima bagian. Dan Malaikat malam dan Malaikat siang berkumpul pada shalat fajar.” Abu Hurairah kemudian berkata, “Jika mau silahkan baca: ‘(Sesungguhnya shalat fajar disaksikan (oleh para Malaikat) ‘ [Qs. Al Israa: 78] (HR. Bukhari)

5. Penghapus dosa selama separuh umur. Satu shalat dengan shalat selanjutnya adalah pengapus dosa kecil yang dilakukan diantara dua waktu shalat tersebut. Shalat yang lima waktu, dari jumat ke jumat, dari ramadhan ke ramadhan adalah penghapus dosa di antaranya jika meninggalkan dosa-dosa besar (HR. Muslim)

Jeda waktu antara shalat isya dengan shalat subuh adalah jeda dua shalat yang paling panjang. Sehingga jika kedua shalat ini ditegakkan dengan baik maka keduanya adalah penghapus dosa diantara keduanya. Jika diakumulasikan maka dosa hampir separuh umur kita dapat dihapuskan oleh dua shalat ini.

Semoga Allah SWT memberi kekuatan kepada kita untuk menggapai beragam keutamaan shalat subuh, dan memberikan taufik untuk menegakkan syariat Allah dalam seluruh sendi kehidupan kita. Amiin ya mujiba as-sailiin.

TULISAN DALAM PDF: Renungan Jumát 28 2015

Leave a Reply